BeritaMujizat.com – Gereja – Pemimpin yang sombong adalah hal yang berbahaya. Kesombongan tanpa sadar merangkak ke dalam kepemimpinan beberapa orang. Figur pemimpin yang sombong akan lahir apabila kita tidak berhati-hati, inilah awal mula kehancuran menggerogoti hal baik yang sudah dibangun. Seorang hamba Tuhan bernama Ron Edmondson, terbeban untuk mengembangkan kepemimpinan di gereja maupun di dalam ministri. Dia mengingatkan dengan sebuah ayat supaya pemimpin tidak salah langkah.

Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.

Amsal 16:18

Ron merangkum beberapa hal tentang kepemimpinan yang sombong. Inilah 7 bahaya dari pemimpin yang sombong:

  1. Tidak mau mendengarkan saran dari orang lain
    Pemimpin yang sombong akan berkata “saya tahu semuanya”. Tentu saja tidak sepenuhnya begitu, tetapi seringkali mereka berpikir seperti itu. Kesombongan membuat mereka mengabaikan kebijaksanaan dan hikmat orang lain.
  2. Membuat pembelaan diri untuk kesalahan-kesalahan yang dilakukan
    Para pemimpin yang sombong menolak untuk mengakui kesalahan mereka. Mereka cenderung menyalahkan orang lain atas kesalahan dan kegagalannya. Mereka tidak belajar dari kegagalan, mereka menyembunyikan kegagalannya.
  3. Melindungi posisi/tempat bagaimanapun caranya
    Pemimpin yang sombong berusaha mencegah pemimpin yang lain untuk mendapatkan perhatian. Mereka menghambat kepemimpinan orang lain yang sedang berkembang. Mereka akan terus menjaga “wilayah kekuasaan”nya supaya tidak ada orang lain yang menggantikan.
  4. Mengambil kesempatan untuk bangga akan kepemimpinannya, saat hasil kepemimpinannya berbuah baik
    Hanya ada satu pemenang dalam tim, yaitu pemimpin. Itulah yang dipikirkan oleh pemimpin yang sombong. Mereka akan mendengung-dengungkan nama mereka di setiap acara. Mereka memastikan bahwa mereka di “tempat yang tepat dan waktu yang tepat” jadi tidak ada satupun yang akan mengambil tempat mereka.
  5. Gagal untuk melihat kekurangan pribadi
    Pemimpin yang sombong kebal akan kekurangan mereka sendiri. Hal ini membuat mereka tidak jujur kepada yang lain bahkan diri sendiri. Mereka akan berhati-hati karena mereka berusaha menjadi pribadi tanpa cacat dan mengambil langkah-langkah untuk menutupi setiap kekurangan.
  6. Mengajukan sesuatu atas namanya pribadi
    Pemimpin akan menjadi orang pertama yang akan menerima sorakan atas keberhasilannya. Oleh sebab itu, mereka membuat orang-orang mengakui mereka.
  7. Tidak melibatkan Tuhan saat di posisi yang tertinggi
    Tentu saja, Tuhanlah yang seharusnya ada di tempat paling tertinggi. Bahaya yang paling utama adalah ketika tidak melibatkan Tuhan untuk mengendalikan semuanya. Pemimpin yang sombong lebih memilih jalannya sendiri daripada taat kepada Tuhan.

Ron berpesan supaya kita jujur kepada Tuhan dan diri sendiri, apakah kita sedang bergumul dalam kepemimpinan kita? Apakah itu adalah kesombongan?

Ron mengingatkan bahwa “Kesombongan mendahului kehancuran.”

Sumber:
https://www.charismanews.com/opinion/77573-warning-7-dangers-of-prideful-leadership
ronedmondson.com

Comments

https://i0.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2019/08/450-495880422-leader-helps-others.jpg?fit=400%2C299&ssl=1https://i0.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2019/08/450-495880422-leader-helps-others.jpg?resize=400%2C299&ssl=1Rosi Dwi JayaniBisnisGerejaMandat BudayaOase KepemimpinanBeritaMujizat.com - Gereja - Pemimpin yang sombong adalah hal yang berbahaya. Kesombongan tanpa sadar merangkak ke dalam kepemimpinan beberapa orang. Figur pemimpin yang sombong akan lahir apabila kita tidak berhati-hati, inilah awal mula kehancuran menggerogoti hal baik yang sudah dibangun. Seorang hamba Tuhan bernama Ron Edmondson, terbeban untuk mengembangkan...Tuliskan Kebenaran, Hasilkan Perubahan