Renungan

Layak di Hadapan Allah – 15 Desember

Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu.  (2 Tim 2:15)  Intro: Jika Anda tidak bisa mengekspresikan iman Anda dengan baik, berlatih dan belajarlah sampai bisa. Jika tidak, orang lain dapat kehilangan berkat yang berasal dari pengetahuan akan kebenaran. Renungan: Jika Anda tidak dapat mengekspresikan iman Anda…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

The Great Life – Hidup yang Luar Biasa – 14 Desember

Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu,dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.  (Yoh 14:27)  Intro: Tanda penyertaan Allah ketika Anda menaati bahwa Dia adalah rasa damai. Ketika saya benar taat kepada Allah, masalah tetap ada, tetapi bukan masalah antara saya dan Allah. Renungan: Saat kita mengalami sesuatu yang sukar…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Doa Syafaat – 13 Desember

... mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.  (Luk 18:1)  Intro: Hal yang harus kita hindari dalam bersyafaat adalah berdoa bagi seseorang hanya agar masalah orang tersebut teratasi. Kita harus berdoa agar orang tersebut masuk dalam hubungan yang dekat dengan kehidupan Allah. Renungan: Anda tidak dapat menjadi pendoa syafaat jika Anda tidak memercayai realitas penebusan. Sebaliknya, Anda malah akan membuat…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Kepribadian – 12 Desember

... supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu .... (Yoh 17:22) Intro: Kepribadian adalah bagian unik dan tak terbatas dalam hidup kita yang membuat kita berbeda dari orang lain. Kita tidak tahu kedalaman diri kita. Hanya ada satu Pribadi yang bisa mengerti kita secara menyeluruh, dan itu adalah Pencipta kita.   Renungan: Kepribadian adalah bagian unik dan tak…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Individualitas dan Hidup Rohani – 11 Desember

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya ....”  (Mat 16:24)  Intro: Individualitas kita harus diserahkan kepada Allah sehingga kehidupan rohani kita dapat dibawa ke dalam persekutuan dengan Dia. Hanya dengan demikian, hidup yang sejati -- hidup rohani -- dapat bertumbuh dalam diri kita. Renungan:  Individualitas adalah cangkang luar yang keras yang menyelubungi kehidupan…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Persembahan Hidup Kodrati – 10 Desember

Bukankah ada tertulis, bahwa Abraham mempunyai dua anak, seorang dari perempuan yang menjadi hambanya dan seorang dari perempuan yang merdeka?  (Galatia 4:22)  Intro: Kehidupan kodrati hanya dapat diubahkan menjadi kehidupan rohani melalui pengorbanan dan disiplin. Tanpa hal ini, seseorang hanya akan menjalani hidup yang terpecah. Renungan: Dalam pasal 4 kitab Galatia ini, Paulus tidak bicara tentang dosa, melainkan hubungan kehidupan…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Hidup Kodrati dan Hidup Rohani – 9 Desember

Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. (Gal 5:24)  Intro: Hidup kodrati bukanlah hidup rohani dan hanya dapat dijadikan rohani melalui pengorbanan. Bila kita sengaja tidak mempersembahkan hidup kodrati, kehidupan rohani tidak dapat menjadi bagian dari kita. Renungan: Kita harus meninggalkan dosa dan tidak berurusan dengan dosa dengan cara dan bentuk apa…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Kuasa Allah yang Saksama – 8 Desember

  Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan.  (Ibr 10:14)  Intro: Satu-satunya alasan Allah mengampuni dosa kita, dan kedalaman yang tak terbatas dari janji-Nya untuk melupakan dosa-dosa kita adalah kematian Yesus Kristus. Pertobatan kita hanyalah hasil dari kesadaran kita akan penebusan oleh salib Kristus. Renungan: Kita meremehkan pengorbanan Anak Allah bila kita berpikir…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Pertobatan – 7 Desember 2016

Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan ....  (2 Kor 7:10)  Intro: Keinsafan akan dosa adalah awal dari suatu pemahaman akan Allah. Pertobatan selalu menuntun seseorang untuk berkata dari hati yang terdalam, “Tuhan, saya telah berdosa kepadamu.” Hidup baru akan tampak dalam pertobatan yang dilakukan dengan sadar. Dasar dari kekristenan adalah pertobatan. Renungan: Keinsafan akan dosa digambarkan…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Busur-Ku Kutaruh di Awan – 6 Desember

Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi. (Kej 9:13)  Intro: Kehendak Allah adalah manusia memiliki hubungan yang benar dengan Allah dan janji-janji-Nya dirancang untuk tujuan ini. Namun, mengapa Allah tidak memberikan apa yang kita minta? Dia telah melakukannya. Masalahnya adalah .... Renungan: Manusia memiliki hubungan yang benar dengan Allah adalah kehendak Allah; dan janji-janji-Nya…
Lanjutkan Membaca...