Beritamujizat.com – Renungan – Tuhan Yesus mempunyai maksud yang besar ketika Dia bertemu dengan perempuan samaria, dan berbincang tentang penyembahan. Tuhan membongkar satu-persatu sekat yang membuat seseorang tidak dapat menyembah Tuhan dengan benar.

Yang pertama, Tuhan menghancurkan sekat yang diakibatkan tipu daya roh agamawi yang membuat orang selalu merasa bahwa kehidupan spiritual sangat tergantung seberapa besar usaha dan upaya yang manusia kerjakan. Mereka merasa tidak perlu untuk mengalami jamahan atau lawatan Tuhan lebih lagi.

Mereka cukup taat dengan hukum dan melakukan ajaran dengan baik, tanpa perlu merindukan perjumpaan pribadi dengan Allah. Disisi lain, orang yang tidak melakukan hukum atau ajaran dengan baik dianggap tidak layak dan tidak memiliki hak untuk dapat menjadi penyembah yang benar. Bahkan mereka sering disisihkan atau disingkirkan dari komunitas karena dianggap tidak layak atau tidak suci.

Melalui pertemuannya perempuan samaria, Tuhan Yesus membongkar sekat ini untuk menyatakan bahwa setiap orang harus mendapat karunia untuk menjadi penyembah yang benar. Tuhan Yesus tidak anti untuk berbicara dengan orang samaria yang pada waktu dianggap kafir atau tidak suci. Tuhan Yesus justru memberi hak istimewa kepada perempuan samaria untuk mendengar dan mengalami langsung ajaran Tuhan Yesus tentang rahasia penyembahan yang benar.

Ini menjadi tanda apabila kita datang kepada Tuhan dengan kesombongan rohani, maka kita tidak akan mengalami apa-apa. Akan tetapi jika kita merasa bahwa sesungguhnya kita ini tidak layak dan penuh dosa, kita akan mendapat penglayakan dari Tuhan yang menuntun kita mengalami jamahan dan setuhan kasih Tuhan yang nyata.

Yang kedua adalah ikatan dosa. Sekat ini membuat jurang pemisah antara manusia dan Tuhan. Selain itu dosa juga memperbudak manusia agar terus tunduk terhadapnya. Dosa membuat kita tidak dapat berjalan melangkah menghampiri kasih karunia yang Tuhan berikan untuk kita.

Tuhan Yesus secara gamblang dan ajaib mengbongkar dosa yang selama ini mengikat perempuan samaria. Dari pengakuannya kita tau bahwa perempuan samaria tidak hanya khilaf untuk melakukan dosa sebanyak satu kali. Dia sudah terikat dengan dosa, bahkan dosa tersebut sudah menjadi gaya hidup dan budaya yang tidak bisa lepas dari dirinya. Tuhan membongkar dosa yang sudah mengakar kuat dalam diri perempuan samaria agar dia dapat berjalan menjalani kehidupan yang baru.

Sekat yang ketiga yang ingin Tuhan bongkar dalam hidup perempuan adalah Tuhan yang palsu. Meski sudah mendapat penerimaan, dan pemberesan terhadap dosanya, perempuan samaria ini belum dapat menjadi penyembah yang benar. Dia masih percaya bahwa Tuhan yang harus dia sembah adalah barang atau benda yang selama ini dia sembah secara turun temurun.

Selama bertahun-tahun dia beribadah dan melakukan ritual keagamaan, akan tetapi ternyata Tuhan yang dia sembah bukanlah Tuhan yang maha kuasa. Tuhan Yesus menyatakan kebesaran Tuhan dan keagungan Tuhan yang maha Esa yang kemudian merubah dia untuk berpaling pada tuhannya yang lama kepada Tuhan diatas segala Tuhan.

Penerimaan, Pemulihan, dan Penyataan membawa perempuan samaria ini berubah menjadi penyembah Tuhan yang benar. Apa yang dia lakukan kemudian dapat membawa pemulihan yang dialami satu kota. Tuhan saat sangat ini juga rindu untuk mulai membongkar sekat-sekat yang ada dalam hidup kita.

Tuhan rindu menerima kita apa adanya, apapun latar belakang dan status kehidupan kita saat ini. Tuhan rindu untuk membongkar ikatan dosa yang selama ini memperbudak kita sebagai hamba dosa. Tuhan juga rindu menyatakan kebesaran dan keagungan pribadinya agar tidak allah lain yang kita pegang dan sembah selain dari Tuhan.

 

Penulis : Gilrandi ADP

sumber gambar   

 

Comments

https://i0.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2018/03/perempuan-samaria.jpg?fit=799%2C531&ssl=1https://i0.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2018/03/perempuan-samaria.jpg?resize=799%2C531&ssl=1Gilrandi ADPRenunganSpiritualitasPenyembah yang benar,perempuan samaria,Tuhan membongkar sekatBeritamujizat.com - Renungan - Tuhan Yesus mempunyai maksud yang besar ketika Dia bertemu dengan perempuan samaria, dan berbincang tentang penyembahan. Tuhan membongkar satu-persatu sekat yang membuat seseorang tidak dapat menyembah Tuhan dengan benar. Yang pertama, Tuhan menghancurkan sekat yang diakibatkan tipu daya roh agamawi yang membuat orang selalu merasa bahwa kehidupan...Tuliskan Kebenaran, Hasilkan Perubahan