Renungan

Melemahkan atau Membatasi Pelayanan Yesus – 27 Februari

Dari manakah Engkau memperoleh air hidup? (Yohanes 4:11)    Intro: Adakah Anda telah membatasi atau melemahkan pelayanan Yesus sampai ke taraf yang menyebabkan Dia tidak sanggup bekerja dalam hidup Anda? Kita melemahkan pelayanan Yesus dalam diri kita, ketika kita lupa bahwa Dia itu Mahakuasa. Hal yang membuat pelayan menjadi lemah itu bersumber dari dalam diri kita, bukan dalam Dia.  …
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Keraguan Kita tentang Yesus – 26 Februari

Kata perempuan itu kepada-Nya: ‘Tuan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam.’ (Yohanes 4:11)    Intro: Jujur, kata renungan hari ini, setiap kita dapat, pernah bimbang, dan ragu akan kemahakuasaan Yesus, misalnya bagaimana Tuhan dapat mencukupkan kita secara pribadi dan dalam hubungan panggilan pelayanan. Lalu, bagaimana jika saya menemukan keraguan ini ada dalam diri saya? Akuilah hal itu…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Kemiskinan dalam Pelayanan – 25 Februari

Jadi jika aku sangat mengasihi kamu, masakan aku kurang dikasihi? (2 Korintus 12:15)    Intro: Konsep Alkitab tentang pelayan memang tidak populer, bahkan sering sungsang dengan keinginan kita. Melayani berarti menjadi hamba bagi orang lain, melayani tanpa "reserve", bersedia menjadi miskin seperti Yesus, bersedia “menjadi roti yang dipecahkan dan anggur yang dicurahkan di tangan Yesus Kristus demi kepentingan orang lain”,…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Sukacita dalam Berkorban – 24 Februari

  Karena itu aku suka mengorbankan milikku, bahkan mengorbankan diriku untuk kamu. (2 Korintus 12:15)    Intro: Hari ini masih tentang motif pelayanan. Dalam pelayanan Kristen, hal ini tidak dapat diterima, yaitu kita dikendalikan oleh kepentingan dan hasrat kita sendiri. Faktanya, inilah ujian terbesar dalam hubungan kita dengan Yesus Kristus, adakah sukacita dalam berkorban, dalam menyerahkan hidup saya untuk Sahabat…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Tekad untuk Melayani – 23 Februari

Anak manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani ....  (Matius 20:28)    Intro: Entah bagaimana, kita sering mempunyai pendapat bahwa seseorang yang dipanggil melayani, dipanggil untuk tampil beda dan berada di atas orang lain. Apa sebenarnya yang menjadi pendorong dalam pelayanan kita? Renungan hari ini mengatakan, bila pelayanan kita adalah untuk tujuan kemanusiaan, siaplah kecewa karena perlakuan tak berterima…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Disiplin Ketekunan Rohani – 22 Februari

Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! (Mazmur 46:11)   Intro: Apa itu ketekunan? Menurut kamus Cambridge ketekunan adalah “terus mencoba melakukan sesuatu walaupun sulit”. Lalu, apa pula ketekunan rohani? Renungan hari ini menekankan perlunya ketekunan rohani untuk mengalahkan ketakutan (bisikan daging atau si jahat) bahwa andalan kita, Yesus Kristus, akan kalah. Ketakutan bahwa hal-hal yang dilakukan oleh Tuhan kita tidak…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Sungguhkah Anda Mengasihi Dia? – 21 Februari

Ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku.  (Markus 14:6)    Intro: Renungan hari ini mengajak kita merenungkan kembali alasan-alasan untuk melayani Allah. Apakah untuk melakukan sesuatu bagi Allah? Apakah karena kita merasa bahwa itu berguna bagi Allah? Karena merasa itu kewajiban? Atau, karena semata-mata Anda mengasihi Dia? Lebih lanjut di bawah ini, "Apakah Anda sungguh-sungguh mengasihi Dia?"    …
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Prakarsa terhadap Angan-Angan atau Lamunan – 20 Februari

Bangunlah, marilah kita pergi dan sini. (Yohanes 14:3 1)    Intro: Melamun atau berangan-angan sering memiliki konotasi negatif. Renungan hari ini mengatakan, bila maksud kita adalah untuk mencari Allah dan menemukan kehendak-Nya bagi kita, melamun itu benar dan dapat diterima. Namun, melamunkan suatu tugas yang seharusnya dilakukan hanya membuang waktu dan tidak dapat diterima. Jika demikian, berkat Allah tidak pernah…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Prakarsa terhadap Pekerjaan Membosankan – 19 Februari

Bangkitlah, menjadi teranglah .... (Yesaya 60:1)    Intro: Dalam budaya instan seperti sekarang, kebanyakan orang tidak mau repot. Orang gampang bosan. Namun, renungan hari ini mengatakan bahwa pekerjaan membosankan adalah salah satu ujian terbaik untuk menentukan keaslian karakter dan kerohanian kita. Yang dibutuhkan dalam kebosanan seperti itu adalah ilham Allah. Bila Tuhan berbuat sesuatu melalui kita, Dia selalu mengubahnya.  …
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Berinisiatif Melawan Keputusasaan – 18 Februari

Bangunlah, marilah kita pergi. (Matius 26:46)   Intro: Kesadaran bahwa kita telah melakukan sesuatu yang tidak dapat diubah lagi menyebabkan kita putus asa. Namun, biarlah masa lalu itu tidur dalam pelukan mesra Kristus dan marilah kita terus memasuki masa depan yang tak terkalahkan bersama Dia.     Renungan: Bila sampai kepada urusan mengambil prakarsa terhadap pekerjaan membosankan, kita harus mengayunkan…
Lanjutkan Membaca...