My Utmost

Penderitaan-Nya dan Jalan Masuk Kita – 5 April

Kemudian sampailah Yesus bersama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya. “Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku.”  (Matius 26:36, 38)    Intro: Renungan kita hari ini mengatakan hal yang benar, yaitu tidak seorang Kristen pun yang dapat memahami sepenuhnya penderitaan Yesus di Getsemani dan di Kalvari, sehebat apa pun pengalamannya. Hal itu adalah sebagai…
Lanjutkan Membaca...
My Utmost

Jalan Menuju Iman yang Permanen – 4 April

Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu diceraiberaikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku.  (Yohanes 16:32)    Intro: Renungan hari ini, “Jalan Menuju Iman yang Permanen”, membahas tentang saat-saat gelap perjalanan iman yang diizinkan Allah menuju pengalaman “kematian batin terhadap berkat Allah”. Tujuannya adalah membawa kita…
Lanjutkan Membaca...
My Utmost

Kepentingan(ku) atau Identifikasi (dengan) Kristus? – 21 Maret

Aku telah disalibkan dengan Kristus ....  (Galatia 2:19)    Intro: Siapa pun kita, kebutuhan rohani yang tidak terelakkan adalah mati terhadap sifat dosa, yaitu menolak apa pun mengenai hak saya atas diri saya sendiri. Hal ini bukan soal tekad tulus, tetapi tekad meniru Yesus Kristus atau tekad ikut Dia oleh karya Kristus dalam saya, melalui Roh Kudus. Bagian saya adalah…
Lanjutkan Membaca...
My Utmost

Kehidupan Iman Abraham – 19 Maret

Ia berangkat tanpa mengetahui tempat yang ditujunya. (Ibrani 11:8)    Intro: Kehidupan iman sering disalahartikan sebagai resep sukses. Tidak sedikit yang terjebak di sini. Renungan hari ini mengatakan bahwa menghayati kehidupan iman berarti mengasihi dan mengenal Pribadi yang memimpin kita dari hari ke hari. Kehidupan iman bukanlah kehidupan dengan pengalaman puncak kemuliaan terus-menerus, melainkan kehidupan hari demi hari yang “berjalan…
Lanjutkan Membaca...
My Utmost

Dapatkah Saya Mencapai Tingkat Ini? – 18 Maret

  ... karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah. (2 Korintus 7:1)    Intro: Kembali Renungan hari ini, tentang topik yang “tidak populer” pada masa kini, yaitu kesucian/kekudusan jasmani dan rohani. Seperti judul renungan, kita diajak untuk mempertanyakan “Dapatkah Saya…
Lanjutkan Membaca...
My Utmost

Sasaran Utama Seorang Hamba – 17 Maret

Sebab itu juga kami berusaha, ... supaya kami berkenan kepada-Nya.  (2 Korintus 5:9)    Intro: Renungan hari ini, “Sasaran Utama Seorang Hamba”, menegaskan pentingnya kehidupan pribadi kita sebagai hamba Tuhan di hadapan-Nya, yaitu berkenan pada-Nya. Hal itulah prioritas tertinggi, bukan kegiatan betapa hebatnya itu. Hal itulah juga yang menentukan kepatutan atau kelayakan kita bagi Tuhan dalam hidup pelayanan kita keluar,…
Lanjutkan Membaca...
My Utmost

Tuhan Akan Mengadili – 16 Maret

Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus. (2 Korintus 5:10)    Intro: Renungan hari ini, “Tuhan Akan Mengadili”, adalah tentang topik yang tidak pernah populer -– dosa! Namun, tidak seorang pun dapat mengelak darinya. Dikatakan, salah satu hukuman dari dosa adalah penerimaan kita atas dosa itu. Bukan hanya Allah yang menghukum dosa, tetapi dosa itu sendiri menguasai diri orang…
Lanjutkan Membaca...
My Utmost

Disiplin Kecemasan – 15 Maret

... orang-orang yang mengikuti Dia dari belakang merasa takut.  (Markus 10:32)    Intro: Pernah merasa asing, merasa tidak kenal, dan merasa cemas mengikut Tuhan? Renungan hari ini berbicara mengenai hal ini, yang tampaknya juga menjadi bagian pengalaman hidup rohani penulisnya, Oswald Chambers. Hal yang sama juga pernah dialami oleh murid Yesus. Melalui hal yang sedang terjadi, Yesus Kristus harus menggali…
Lanjutkan Membaca...
My Utmost

Kehidupan yang Diserahkan – 8 Maret

Aku telah disalibkan dengan Kristus. (Galatia 2:19)   Intro: Introspeksi tidak pernah mudah karena selalu ada celah bagi pembenaran diri atas kesalahan kita. Namun, renungan hari ini mengatakan, apabila seseorang melihat dirinya sungguh-sungguh seperti Tuhan melihatnya, bukan saja dosa-dosa kedagingan yang menjijikkan yang mengejutkan dirinya, tetapi juga sifat buruk dan kesombongan hatinya yang melawan Yesus Kristus.   Renungan:  Untuk menjadi…
Lanjutkan Membaca...
My Utmost

Sumber Sukacita yang Berkelimpahan – 7 Maret

Tetapi dalam semuanya ini, kita lebih daripada orang-orang yang menang melalui Dia yang telah mengasihi kita. (Roma 8:37)    Intro: Judul asli (1935) renungan hari ini adalah “Undaunted Radiance”, pancaran atau aura yang tak ada rasa takut. Paulus, orang-orang kudus, pastilah mempunyai kualitas rohani seperti ini. Kita tentu pernah bertemu dengan pribadi yang demikian. Orang yang tetap sukacita, bukan meskipun…
Lanjutkan Membaca...