Pemikiran Tuhan tinggal di dalam kita atau manunggaling Gusti adalah pemikiran radikal yang tidak semua agama bisa mempercayainya.

Yoh 15:4 mengatakan dengan sangat jelas, “Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku”.

Paulus mengatakan di I Kor 3:16 bahwa kita (individual) adalah Bait Suci tempat kediaman Tuhan, dan di I Kor 6:19 bahwa Tuhan tinggal diantara kita (korporat). Artinya, mencari Tuhan pada dasarnya adalah mencari kedalam kita sendiri. Lebih tepatnya mencari Dia adalah mencari dalam kedalaman hati kita.

Luk 8:15 menjelaskan, “Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan.” Disini sangat jelas Logos (Firman) itu disimpan dalam HATI. Yoh 1:1 mengatakan pada mulanya Firman dan Firman itu adalah Allah. Jadi, Tuhan itu ada dalam hati kita.

Nabi Yehezkial melihat secara profetis dan mengatakan kita akan diberi hati dan roh yang baru (Yeh 36:26). Roh Kudus (pribadi Tuhan) tidak bisa tinggal di hati yang lama, Dia membutuhkan Hati yang baru.

Mencari di kedalaman hati itulah sebenarnya perjalanan para pencari Tuhan. Bukan lari ke gunung, gua, laut, ataupun gedung-gedung ibadah. Tuhan tidak ditemukan ditempat-tempat itu, justru selama ini Tuhan sudah ada di hati kita, ketika kita tidak menemukanNya di hati kita, itulah yang disebut kosong.

Tempat yang seharusnya milik Tuhan mungkin telah digantikan yang lain : harta, tahta, wanita, hobby, tujuan, sukses, dan hal lainnya. Semakin dalam kita menggali hati kita, semakin deras mengalir aliran air kehidupan itu.

Yoh 7:38 “Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.”

He who believes in Me, as the Scripture has said, out of his heart will flow rivers of living water. (NKJV).

– Hanny Setiawan –

Daily Seeking God
– 10 Tahun Perenungan Mencari Tuhan –
Daily Seeking God adalah kumpulan tulisan Hanny Setiawan selama 10 tahun.  Ditulis secara spontan ketika ada pertanyaan-pertanyaan kepada diri sendiri.  Dengan mengikuti “renungan harian” ini diharapan bisa mengerti pergumulan batin selama 2009-2019 penulis.

 

Comments

https://i1.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2020/03/Daily-Seeking-God.png?fit=1000%2C563&ssl=1https://i1.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2020/03/Daily-Seeking-God.png?resize=1000%2C563&ssl=1adminDaily Seeking GodRenungan HarianPemikiran Tuhan tinggal di dalam kita atau manunggaling Gusti adalah pemikiran radikal yang tidak semua agama bisa mempercayainya. Yoh 15:4 mengatakan dengan sangat jelas, 'Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian...Tuliskan Kebenaran, Hasilkan Perubahan