Mandat Budaya

Pak Jokowi Tolong Trinity jangan Diam Saja!

- Poleksosbud - Trinity korban bom molotov yang dilemparkan oleh teroris di Samarinda, sedang mengalami kesusahan. Kondisinya terus menurun sejak sekujur tubuhnya terbakar bom molotov yang meledak tepat didapannya. Otot kulit tangan dan kakinya tertarik sehingga membuat tangan dan kakinya tidak dapat difungsikan dengan normal. Penangangan ala kadarnya di rumah sakit yang ada di Samarinda membuat kondisi Trinity tak kunjung…
Lanjutkan Membaca...
Mandat Budaya

Tanpa Komando, 18 Jam Lagu “Sing Hallelujah to The Lord” Meredam Anarki di Hongkong

- Poleksosbud - Lagu sing "Sing Hallelujah to The Lord" menjadi kekuatan luar biasa yang menghentikan kekerasan antara aparat keamanan dan para pendemo di Hongkong. Para pendemo secara kompak dan sehati menyanyikan lagu ini selama 18 jam tanpa henti. Hal ini mereka lakukan untuk meminta kekerasan dihentikan dan tidak ada penembakan terhadap para pendemo. Dengan membawa tulisan-tulisan yang berisikan protes,…
Lanjutkan Membaca...
Poleksosbud

Deradikalisasi, Dimulai Darimana?

- Poleksosbud - Mau percaya atau tidak 10 tahun SBY adalah masa inkubator dari intoleransi, yang akhirnya #mengeras menjadi radikal, dan ada yg #lulus menjadi teroris murni. Virus radikalis masuk relung-relung birokrasi, akademi, ormas, sampai gerakan-gerakan sosial yang harusnya steril. Cara ngomongnya keras, tulisannya keras, perilakunya keras, tapi tersinggung ketika disebut #gariskeras. Itulah realitas kesulitan proses #deradikalisasi. Apalagi realitas #mesin…
Lanjutkan Membaca...
Mandat Budaya

Waspada dengan Para Pembisik!

- Poleksosbud - Meski pemilu telah berlangsung dengan baik, akan tetapi situasi politik tidak kunjung stabil. Hasil quick count (QC) yang selalu menjadi rujukan tiap pemilu tiba-tiba dipermasalahkan dan dianggap tidak valid. Padahal hasil QC telah terbukti tidak jauh meleset dari hasil yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). QC juga telah diakui sebagai metode ilmiah yang telah dipakai di…
Lanjutkan Membaca...
Poleksosbud

Minoritas Menjadi Kunci Penting Jokowi-Amin

- Poleksosbud - Minoritas dalam konteks agama hampir #fullteam memilih Jokowi-Amin. Mengapa? Karena Jokowi-Amin dianggap bisa lebih obyektif dalam berbangsa, lebih mengayomi dan #feelsafe Meskipun Jokowi-Amin belum sempurna tapi itulah perspektif mayoritas dari minoritas. Minoritas sekitar 15-20% dr 193jt pemilih lebih percaya dan akhirnya mendukung 01. Apakah Artinya? Artinya suara minoritas menjadi sangat penting bagi kemenangan Jokowi-Amin. Dan ini menunjukkan…
Lanjutkan Membaca...
Poleksosbud

Film Sexy Killer menjadi Tantangan Besar Gereja yang sedang Semangat Menyuarakan Anti Golput

- Poleksosbud - Film Sexy Killer memang sebuah pesan yang sangat sexy untuk mendorong orang menjadi golput. Film yang mencoba menelanjangi sisi gelap kehidupan politik dan pemerintahan tentu dapat dengan mudah menimbulkan pesisme terhadap pilplres yang besok akan berlangsung. Kemunculan film dokumenter ini menjelang pilpres jelas mempunyai motif dan tujuan yang sangat kuat. Yang pasti spirit yang ada pada film…
Lanjutkan Membaca...
Poleksosbud

Patutkah Gereja Memanfaatkan Pemilu untuk Mendapatkan Bantuan Dana?

- Poleksosbud - Bagi beberapa orang, pemilu dan pilpres selalu mendatangkan berkah tersendiri. Mereka berlomba-lomba menyusun proposal untuk meminta bantuan dana dari caleg atau partai tertentu. Nilai bantuan yang ditawarkan bervariasi dari jutaan rupiah hingga ratusan juta rupiah. Ada yang dipakai untuk mengadakan kegiatan, ada juga yang dipakai untuk melakukan pembangunan fisik. Praktek semacam ini sudah menjadi rahasia umum di…
Lanjutkan Membaca...
Poleksosbud

Pilih Jokowi atau Prabowo? Apa yang harus Dipertimbangankan Gereja?

- Poleksosbud - Pemilihan Presiden yang menentukan nasib bangsa ini selama lima tahun kedepan, tinggal beberapa hari lagi. Keputusan untuk memilih pemimpin yang tepat untuk bangsa ini tentu menjadi tanggung jawab penting Gereja. Golput seharusnya bukan pilihan yang diambil oleh Gereja, mengingat ada tantangan besar dibalik dinamika politik yang sedang terjadi saat ini. Selain itu demokrasi telah memberi ruang untuk…
Lanjutkan Membaca...
Poleksosbud

Polemik tentang Kafir adalah Panggilan Gereja untuk Membangun Keluarga Indonesia

gambar diambil dari  - Poleksosbud - Ajakan untuk tidak menyebut orang yang berbeda agama sebagai kafir, yang disuarakan oleh Nahdlatul Ulama (NU) merupakan momentum untuk membangun kembali keluarga Indonesia yang sempat terkoyak akibat politisasi agama. Meskipun cukup disayangkan ajakan ini tidak dikeluarkan waktu Pilkada DKI yang lalu, akan tetapi upaya pembangunan keluarga Indonesia tetap menjadi agenda yang sangat penting bagi Gereja dan…
Lanjutkan Membaca...
Mandat Budaya

Mana Lebih Penting, Memilih Presiden atau Pasangan Hidup?

- Poleksosbud - Judul diatas terkesan konyol, dan mengada-ada, ataupun dianggap banyolan semata. Presiden atau pasangan hidup jelas pilihan yang terlalu mudah. Pasangan hidup lebih penting, karena seumur hidup dan tidak bisa diganti. Begitulah rata-rata (tanpa survey formal) jawaban yang saya terima setiap kali melontarkan pertanyaan diatas. Pertanyaan diatas secara filosofis sangat penting untuk melihat pola pikir kita. Jawaban memilih…
Lanjutkan Membaca...