Kebesaran Tuhan yang tak terbatas, dan sifat transenden yang melewati batas-batas waktu membuat kita sering tidak memahamiNya. Sebab itu dibutuhkan Iman untuk bisa melihat yang tidak terlihat (Ibr 11:1-3). Lebih dari itu, sebagai pencari-pencari kebenaran, kita harus mempersiapkan diri dengan kejutan-kejutan Ilahi. Tuhan selalu punya kemauanNya, caraNya, dan waktuNya.

Abraham, Bapa orang percaya, tidak pernah menyangka bahwa janjiNya akan digenapi melewati Ishak. Dia dan Sarah berfikir solusiNya melewati Hagar sehingga lahirlah Ismael. Sebuah solusi kreatif dan brilian secara manusia, tapi ternyata jauh dari apa yang di kehendakiNya. Dan Sarah pun tertawa ketika solusiNya diberitakan. Tapi akhirnya kedua pasangan ini mendapatkan KEJUTAN ILAHI ketika akhirnya Ishak lahir.

Pola kejutan Ilahi rupa-rupanya menjadi pola yang disukaiNya. Danel terkejut di gua Singa, Yusuf terkejut di penjara, Esther terkejut dengan tindakan raja Ahasweros, bahkan seorang Saulus pun sampai bertanya-tanya “Siapakah Engkau, Tuhan?” di jalan Damsyik.

Jawab Saulus: “Siapakah Engkau, Tuhan?” Kata-Nya: “Akulah Yesus yang kauaniaya itu. (Kis 9:5).

Dalam kehidupan sehari-hari selalu bersiap akan kemungkinan adanya kejutan Ilahi. Semakin banyak kejutan Ilahi dalam hidup kita, semakin kita mengerti bahwa Dia tidak pernah melupakan kita. Dia memperhatikan kita. Surprise!. -ps-

Daily Seeking God
– 10 Tahun Perenungan Mencari Tuhan –
Daily Seeking God adalah kumpulan tulisan Hanny Setiawan selama 10 tahun. Ditulis secara spontan ketika ada pertanyaan-pertanyaan kepada diri sendiri.  Dengan mengikuti “renungan harian” ini diharapan bisa mengerti pergumulan batin selama 2009-2019 penulis.

Comments

https://i1.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2020/03/Daily-Seeking-God.png?fit=1000%2C563&ssl=1https://i1.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2020/03/Daily-Seeking-God.png?resize=1000%2C563&ssl=1adminDaily Seeking GodRenungan HarianKebesaran Tuhan yang tak terbatas, dan sifat transenden yang melewati batas-batas waktu membuat kita sering tidak memahamiNya. Sebab itu dibutuhkan Iman untuk bisa melihat yang tidak terlihat (Ibr 11:1-3). Lebih dari itu, sebagai pencari-pencari kebenaran, kita harus mempersiapkan diri dengan kejutan-kejutan Ilahi. Tuhan selalu punya kemauanNya, caraNya, dan waktuNya. Abraham,...Tuliskan Kebenaran, Hasilkan Perubahan