BeritaMujizat.com – Mandat Budaya Fenomena langka terjadi saat Pertemuan Kepemimpinan Pemuda Kaum Kulit Hitam yang diadakan di White House beberapa saat lalu.

Menurut Daily Caller, seorang perempuan bernama Mahalet yang berdiri di podium ini membuat Presiden dan seluruh isi ruangan kehabisan kata-kata.

Menurut Benny Johnson, Turning Point USA:
Mahalat lahir di Ethiopia. Ditinggalkan oleh orang tuanya, dia hidup sebagai anak yatim yang miskin. Mahalat diadopsi oleh Keluarga Amerika Kristen yang penyayang pada umurnya yang ke 11.

Ketika Mahalat ke podium, dia berkata:

Saya tidak terlalu bagus dengan doa atau hal seperti itu tetapi saya hanya ingin berterima kasih kepada Mr. Presiden, dan saya tahu kita sedang menghadapi peperangan politik saat ini, tetapi saya sangat percaya bahwa ini juga peperangan spiritual. Saya tahu bahwa orang Amerika akan dibangunkan dan kita akan kembali melihat Tuhan daripada sosial media, dan kita akan kembali memandang Yesus karena Yesus menyelamatkan dan negara ini ditemukan pada konstitusi yang dibangun di atas prinsip-prinsip ilahi dan kita akan berjuang untuk itu.

Kemudian dia berdoa untuk negaranya, Amerika juga President Trump:

Tuhan, saya tidak terlalu baik untuk hal ini. Tapi saya ingin mengucapkan banyak terima kasih karena telah memberi kami kesempatan untuk berada di White House. Terima kasih karena memberi kami pemimpin yang hebat seperti Mr. Donald Trump, dan saya ingin berterima kasih karena Engkau membangunkan negara kami. Tuhan, saya percaya bahwa Engkau memberi Mr. Trump untuk kami dan saya percaya Mr. Trump akan menyelesaikan jauh lebih dari yang kami pikirkan. Saya tahu Engkau mempunyai yang lebih untuk kami. Yesus, saya mohon supaya Engkau melindungi kami dan berjalan dengan kami, dari serangan musuh yang coba menyerang setiap hari, dalam nama Yesus.

Kemudian dia menutup doanya dengan berkata:
Musuh mencoba menjatuhkan kita tapi dia tidak mempunyai tempat, tidak lagi, dia tidak mempunyai tempat. Amen!

Mahalet berkata pada seluruh yang hadir di White House saat itu untuk terus berdoa bagi negaranya, setiap hari. Tiada hari tanpa berdoa untuk negaranya.

Apa yang dilakukan Mahalat untuk Amerika ini menjadi salah satu teladan yang harus dilakukan bagaimana Tuhan menaruh hatiNya tanpa memandang latar belakang orang tersebut. Mahalat seorang imigran Afrika tapi mengasihi Amerika seperti bangsanya sendiri.

Sumber : Young Black Leaders At White House; Prayer Astounds The Room

Comments

https://i2.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2019/10/A3CD5765-EF5A-4C60-9CF3-F1E9AEB4ED66.jpeg?fit=980%2C653&ssl=1https://i2.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2019/10/A3CD5765-EF5A-4C60-9CF3-F1E9AEB4ED66.jpeg?resize=980%2C653&ssl=1Rosi Dwi JayaniGerejaMandat BudayaBeritaMujizat.com - Mandat Budaya Fenomena langka terjadi saat Pertemuan Kepemimpinan Pemuda Kaum Kulit Hitam yang diadakan di White House beberapa saat lalu. Menurut Daily Caller, seorang perempuan bernama Mahalet yang berdiri di podium ini membuat Presiden dan seluruh isi ruangan kehabisan kata-kata. Menurut Benny Johnson, Turning Point USA:Mahalat lahir di Ethiopia....Tuliskan Kebenaran, Hasilkan Perubahan