BeritaMujizat.com – Pendalaman Alkitab – Bahwa Ekklesia (Gereja Tuhan secara univestal) atau Tubuh Kristus memiliki otoritas Kerajaan di bumi adalah kebenaran yang sudah bisa diterima dari banyak kalangan dan denominasi.

Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus. (Kis 1:25)

Otoritas atau ἐξουσία (exousia) dimiliki secara pribadi dan korporat (Yoh 1:12). Otoritas ini memiliki muatan kuasa yang meledakkan atau δύναμις (dynamis); Kisah 1:8.

Semakin tinggi otoritas yang dimiliki semakin besar dunamis yang dilepaskan. Otoritas dan kuasa inilah yang akhitnya membentuk pemerintahan Kerajaan (Kingdom Government), yang adalah kekuatan atau κράτος (kratos)

Otoritas, kuasa, dan kekuatan inilah yang iblis tidak inginkan GerejaNya untuk mengerti. Karena ketika GerejaNya mengerti bahwa kita memiliki otoritas untuk memerintah, maka kekuasaan mereka dibumi akan terancam.

Sebab itulah kunci untuk menuju otoritas, kuasa, dan kekuatan Ilahi selalu disembunyikan. Apakah itu? Kunci itu disebut homothymadon atau ὁμοθυμαδόν. Kata itu diterjemahkan satu hati, atau one mind. Kunci inilah yang ditemukan jemaat mula-mula ketika memulai Era Baru setelah Tuhan Yesus Kristus naik ke surga.

Ada 10 ayat di Kisah Para Rasus yang memakai kata ini dalam terjemahan NASB (New America Stantard Bible), yaitu Kis 1:14, 2:46, 4:24, 5:12, 7:57, 8:6, 12:20, 15:25, 18:12, 19:29, dan ayat di Roma 15:6 (Referensi). Dalam referensi yang sama kata itu berarti sebagai berikut:

A unique Greek word, used 10 of its 12 New Testament occurrences in the Book of Acts, helps us understand the uniqueness of the Christian community. Homothumadon is a compound of two words meaning to “rush along” and “in unison”. The image is almost musical; a number of notes are sounded which, while different, harmonize in pitch and tone. As the instruments of a great concert under the direction of a concert master, so the Holy Spirit blends together the lives of members of Christ’s church.

Dalam sebuah simfoni, semua alat musik adalah unik dan memiliki bagian masing-masing. Hanya boleh dibunyikan apabila partitur menuliskan, dan konduktor sebagai pemimpin tertinggi sudah memberikan aba-abanya.

Konsep homotumadon inilah yang melandasai pengertian Tubuh Kristus yang ditulis Paulus sebagai berikut:

  • Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, –yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota–menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih. (Ef 4:16)
  • Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita. Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya. ( I Kor 12:26-27)
  • Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama,demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain. (Rom 12:4-5)

Setelah jemaat mula-mula kekristen perlahan-lahan kehilangan otoritas, kuasa, dan kekuatan karena kehilangan kunci homotumadon itu. Dogma, aturan, organisasi, dan teologi membuat GerejaNya justru menjadi kehilangan yang esensi dari arti kematian dan kebangkitanNya.

Yesus lahir, mati, bangkit, naik ke Surga, dan akan datang kembali untuk membangun sebuah Keluarga Baru, yaitu Keluarga Kerajaan. Keselamatan, kesalehan, dan iman pribadi itu hanyalah awal, tapi bukan akhir dari segalanya.

Dalam pengertian homotumadon ini mengandung DNA dari agape (kasih Ilahi), koinonia (persekutuan Roh), dan karisma (kasih karunia). Itulah yang menjadi hati Tuhan.

Dari sini semuanya jelas mengapa doa Yesus yang terakhirnya adalah soal kesatuan Ilahi (oneness) di Yohanes 17. Dan pekerjaan utama si jahat adalah merusak hubungan dan memecah belah sehingga pintu kepada otoritas, kuasa, dan kekuatan itu tidak bisa digunakan.

Fil 2:1 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, 2:2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwasatu tujuan2:3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; 2:4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. 2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus

Penulis : Hanny Setiawan

Comments

https://i2.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2019/05/Screen-Shot-2019-05-30-at-15.53.41.png?fit=760%2C457&ssl=1https://i2.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2019/05/Screen-Shot-2019-05-30-at-15.53.41.png?resize=760%2C457&ssl=1Hanny SetiawanPendalaman AlkitabTeologikekuatan,kesatuan,kuasa,oneness,otoritas,sehatiBeritaMujizat.com - Pendalaman Alkitab - Bahwa Ekklesia (Gereja Tuhan secara univestal) atau Tubuh Kristus memiliki otoritas Kerajaan di bumi adalah kebenaran yang sudah bisa diterima dari banyak kalangan dan denominasi. Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus. (Kis 1:25) Otoritas atau...Tuliskan Kebenaran, Hasilkan Perubahan