modern_day_slavery

BeritaMujizat.com – Renungan – Indonesia Baru merupakan mimpi yang didorong oleh belas kasih dari Tuhan untuk melihat sebuah transformasi sosial masyarakat Indonesia menuju masyarakat sejahtera. Pendidikan yang layak untuk semua anak, tidak adanya kemiskinan, keadilan sosial dalam segala bidang kehidupan, dan terlebih dari semuanya itu terjadi lawatan Tuhan atas setiap pribadi sesungguhnya kerinduan semua orang percaya.

Namun realitasnya, hal ini sangat sulit dikerjakan, bahkan terkadang harus menghadapi tantangan yang hampir mustahil untuk dikerjakan. Hal ini mengakibatkan banyak anak Tuhan yang mulai frustasi dengan keadaan yang dihadapi, dan hasilnya mereka memilih fokus pada kebutuhan dan keinginan pribadi.

Muncul pertanyaan yang melemahkan iman seperti, sampai kapan aku harus berjuang?, Apakah aku benar-benar bisa mengerjakan transformasi sosial hanya mengandalkan Tuhan? apa kata orang tentang diriku? apakah aku sudah gila?

Situasi ini mendorong munculnya ajaran kekristenan “Hidup Baik”. Yang Penting saya kegereja, yang penting saya perpuluhan, yang penting saya berbuat baik dengan sesama, yang penting keadaan saya dan keluarga saya baik-baik saja.

Ajaran ini perlahan mulai meninggalkan kepercayaan bahwa kekristenan mampu mengubah suatu perabadan. Diganti kepercayaan bahwa kekristenan hanya dibutuhkan untuk menuju stabilitas kehidupan.

Berhenti mengerjakan Indonesia Baru memang tidak bisa dijadikan alasan untuk menghakimi kekristenan seseorang. Akan tetapi anak-anak Tuhan yang dicatat dalam ceritaNya didalam alkitab, selalu menemukan alasan untuk terus berjuang. Bahkan perubahan itu benar-benar terjadi ketika orang yang mengerjakan sudah tidak ada.

Musa tidak pernah melihat tanah Kanaan, kematian 120 orang Saksi Kristus yang kemudian merubah perdaban dunia setelah beberapa waktu yang cukup lama, dihapuskannya perbudakan, lahirnya negara merdeka dan berdaulat merupakan bukti nyata bahwa transformasi sosial bukan hanya sebuah mimpi.

Lalu kapan Tuhan melawat Indonesia? Kapan semua anak Indonesia mendapat pendidikan yang layak? kapan tidak ada kemiskinan dan kesenjangan sosial? SEGERA!

Satu orang yang mengerti alasan mengapa Tuhan Yesus mengasihi hidupnya lebih dari cukup untuk melakukan perubahan itu. Ya cuma butuh mengerti alasan mengapa Tuhan Yesus mengasihi dan memilih hidupnya. Alasan tersebut yang membuat orang mampu bekerja diluar kemampuan manusiawinya.

Kesedihan, penderitaan, kesusahan, kematian, bahkan kenyamanan yang sesaat tidak lagi menjadi penghambat dalam mengerjakan Indonesia Baru. Terus berjuang bukan dengan kekuatannya namun dengan ketaatnya terhadap Raja diatas segala raja.

 

Penulis                  :    Gilrandi ADP
Sumber                 :     IKRI (Intitut Karismatik Reformasi Indonesia)
Gambar                 :     josephrdaniel.wordpress.com

 

 

Comments

https://i0.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2016/08/modern_day_slavery.jpg?fit=600%2C312https://i0.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2016/08/modern_day_slavery.jpg?resize=600%2C312Gilrandi ADPRenunganhidup baik,indonesia baru,panggilanBeritaMujizat.com - Renungan - Indonesia Baru merupakan mimpi yang didorong oleh belas kasih dari Tuhan untuk melihat sebuah transformasi sosial masyarakat Indonesia menuju masyarakat sejahtera. Pendidikan yang layak untuk semua anak, tidak adanya kemiskinan, keadilan sosial dalam segala bidang kehidupan, dan terlebih dari semuanya itu terjadi lawatan Tuhan atas setiap...Tuliskan Kebenaran, Hasilkan Perubahan