Renungan

Menjadi “Sampah Dunia” – 3 Februari

Kami telah menjadi sama dengan sampah dunia.  (1 Korintus 4:13)    Intro: Tidak mudah menerima “menjadi sampah dunia”. Pertama, karena tidak mudah memahami kebenarannya. Kedua, karena kita terlalu perhatian tentang diri kita, tidak mau menghadapi risiko ditolak, Kita tidak dipaksa. Kita dapat menolak untuk “dikhususkan (Allah) untuk memberitakan Injil”. Akan tetapi, seorang hamba Yesus Kristus sejati adalah orang yang bersedia…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Kekuatan Mendesak Panggilan Allah – 2 Februari

Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil. (1 Korintus 9:16) Intro: Bagi Paulus, panggilan untuk memberitakan Injil bukan sekadar panggilan yang begitu saja. Panggilan tersebut adalah suatu kekuatan yang membuatnya merasa sangat sedih. "Terkutuk, jika aku tidak memberitakan Injil.” Ketika seseorang mendengar panggilan itu, mulailah proses kematian diri dan hanya satu hal yang tertinggal, suara panggilan -- “... dikhususkan untuk…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Hidup Benar Lebih Baik daripada Hidup Baik

- Renungan - Kita seringkali terjebak dalam injil yang tidak sempurna, yang membuat kita kehilangan makna Injil yang sesungguhnya. Ini adalah jebakan dari roh agamawi  yang nempatkan Injil hanya sebatas norma atau sebagai tuntunan untuk berbuat baik. Kita setiap hari minggu beribadah, kita terlibat dalam pelayanan atau bahkan melakukan sebuah misi. Akan tetapi kita tidak mandapatkan sukacita yang sejati dari Injil. Kita melakukan…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Bagaimana Seseorang (Pelayan) Bisa Begitu Bodoh – 29 Januari

Siapa Engkau Tuhan? (Kisah 26:15)    Intro: Bagaimana Seorang (Pelayan) Bisa Begitu Bodoh? Judul renungan hari ini cukup keras. Renungan ini mengingatkan kita, antara lain apakah “kita melayani Yesus dengan roh yang bukan Roh-Nya”, kita berbicara dengan kata-kata yang terdengar baik, tetapi roh di balik kata-kata itu adalah roh seorang musuh, melayani dengan menggebu-gebu menurut cara saya sendiri dan untuk…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Lihatlah Kembali dan Renungkan – 27 Januari

Janganlah khawatir tentang hidupmu. (Matius 6:25)    Intro: Menarik, bahwa ancaman terhadap “kehidupan Allah dalam diri kita” adalah kekhawatiran, yang dikipas-kipas oleh apa yang disebut oleh Oswald Chambers sebagai setan kecil (little devil) –- karena mungkin kelihatannya tidak berbahaya! Bagaimana kita dapat bebas dari serbuan ancaman ini?   Renungan: Ada sebuah peringatan yang perlu diulang-ulang bahwa kekhawatiran dunia ini, tipu…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Kristen Sejati: Antara Berkat dan Kutukan

- Renungan - Jika kita renungkan perjalanan hidup tokoh-tokoh besar yang tercatat dalam Alkitab, kita akan menemukan sebuah kesamaan yang dialami oleh para tokoh tersebut. Kesamaannya adalah mereka dipakai secara luar biasa untuk menyatakan kebesaran Tuhan yang mengubah kehidupan manusia. Akan tetapi diwaktu yang sama, panggilan Tuhan yang para tokoh ini jalani juga menjadi seperti sebuah kutukan dalam hidup mereka.…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Pandanglah pada Allah – 26 Januari

Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang ... tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu?  (Matius 6:30)  Intro: Membiarkan “kekhawatiran dunia ini” masuk dalam pikiran kita dan melupakan janji “terlebih lagi” dari Bapa surgawi, seperti yang disebutkan dalam Matius 13:22, merupakan pikiran yang tidak hormat pada firman Tuhan. Hal ini dapat mengakibatkan kita surut dalam persekutuan dengan Tuhan. Bagaimana…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Mengapa Injil Tersembunyi Untuk Orang Bijak?

- Renungan -  Ada sebuah pernyataan Tuhan Yesus yang penting untuk kita renungkan agar memahami makna Injil dengan benar. Pernyataan itu adalah pernyataan yang diungkapkan Tuhan Yesus setelah ketujuh puluh murid-murid kembali dari misi yang diberikan Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Memberi Tempat kepada Allah – 25 Januari

... sewaktu Allah ... berkenan.  (Galatia 1:15)    Intro: Saya pikir, betapa seringnya kita mempunyai keinginan yang sepertinya baik, tetapi ternyata salah. Kita mengharapkan Allah datang dengan cara-cara yang kita kehendaki. Menurut renungan hari ini, bagian kita adalah memberi tempat seluas-luasnya bagi Allah. Allahlah yang memutuskan cara bagaimana Dia datang!   Renungan: Sebagai hamba-hamba Allah, kita harus memberi tempat bagi…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Maksud Allah bagi Hidup Kita – 24 Januari

Aku menampakkan diri kepadamu untuk menetapkan engkau menjadi pelayan dan saksi tentang segala sesuatu yang telah kaulihat dari pada-Ku dan tentang apa yang akan Kuperlihatkan kepadamu nanti.  (Kisah Para Rasul 26:16)    Intro: Dalam teks aslinya, renungan hari ini berjudul: "God’s Overpowering Purpose", yang secara bebas dapat diterjemahkan, maksud Allah yang kepadanya kita diminta tunduk. Bahkan, Paulus menggunakan kata-kata yang…
Lanjutkan Membaca...