Renungan

Masa Lalu – 31 Desember

Sungguh, kamu tidak akan buru-buru keluar dan tidak akan lari-lari berjalan, sebab TUHAN akan berjalan di depanmu, dan Allah Israel akan menjadi penutup barisanmu. (Yes 52:12)    Intro: Hari ini hari terakhir untuk tahun ini. Besok adalah tahun yang baru. Renungan ini mengajak kita menyikapi hari kemarin yang sudah lalu, hari ini, dan hari-hari di tahun mendatang ini. Tinggalkanlah masa…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Bergumul di Hadapan Allah – 16 Desember

Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah ... Berdoalah setiap waktu .... (Ef 6:13,18)  Intro: Anda harus belajar untuk bergumul melawan hal-hal yang merintangi komunikasi Anda dengan Allah dan bergumul dalam doa bagi orang lain. Berhati-hatilah jangan mudah menyerah. Sebaliknya, kenakanlah pertarungan yang berkemenangan dan Anda akan menemukan diri Anda dikuatkan dan berdayakan dengan kekuatan-Nya. Renungan: Anda harus belajar untuk…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Layak di Hadapan Allah – 15 Desember

Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu.  (2 Tim 2:15)  Intro: Jika Anda tidak bisa mengekspresikan iman Anda dengan baik, berlatih dan belajarlah sampai bisa. Jika tidak, orang lain dapat kehilangan berkat yang berasal dari pengetahuan akan kebenaran. Renungan: Jika Anda tidak dapat mengekspresikan iman Anda…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

The Great Life – Hidup yang Luar Biasa – 14 Desember

Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu,dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.  (Yoh 14:27)  Intro: Tanda penyertaan Allah ketika Anda menaati bahwa Dia adalah rasa damai. Ketika saya benar taat kepada Allah, masalah tetap ada, tetapi bukan masalah antara saya dan Allah. Renungan: Saat kita mengalami sesuatu yang sukar…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Doa Syafaat – 13 Desember

... mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.  (Luk 18:1)  Intro: Hal yang harus kita hindari dalam bersyafaat adalah berdoa bagi seseorang hanya agar masalah orang tersebut teratasi. Kita harus berdoa agar orang tersebut masuk dalam hubungan yang dekat dengan kehidupan Allah. Renungan: Anda tidak dapat menjadi pendoa syafaat jika Anda tidak memercayai realitas penebusan. Sebaliknya, Anda malah akan membuat…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Iman atau Pengalaman – 13 November

  ... Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.  (Gal 2:20)  Intro: Untuk dapat masuk dalam penyerahan sempurna kepada Tuhan Yesus, kita harus memerangi suasana hati kita dan keluar dari pengalaman dunia kita yang sempit, serta terus-menerus memfokuskan dan menancapkan kokoh iman kita dalam Yesus Kristus. "... Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Hidup yang Diubahkan – 12 November

  Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.  (2 Kor 5:17)    Intro: Pengalaman keselamatan berarti bahwa dalam kehidupan Anda terjadi perubahan-perubahan yang dramatis. Keinginan Anda menjadi baru dan perkara lama telah kehilangan kuasanya untuk menarik perhatian Anda. Jika Anda masih sangat merindukan hal-hal yang lama, sangat…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Pendakian Tertinggi: Tujuan Allah dan Tujuan Kita Menjadi Satu – 11 November

Firman-Nya:“Ambillah anakmu ....”  (Kej 22:2)  Intro: Hati-hatilah dengan pikiran atau pengertian sendiri, dengan segala sesuatu yang tidak berdasarkan hubungan pribadi dengan Allah. Semua ini dapat menggeser dan menghalangi ketaatan kepada Allah untuk mencapai tujuan-Nya yang tertinggi, yaitu tujuan-Nya dan tujuan kita menjadi satu. "Firman-Nya, ambillah anakmu ...." (Kejadian 22:2) Renungan: Perintah Allah (kepada Abraham) adalah, "Ambillah sekarang" (KJV), bukan nanti. Sulit dipercaya…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Persekutuan dalam Injil – 10 November

... saudara yang bekerja dengan kami untuk Allah dalam pemberitaan Injil Kristus .... (1 Tes 3:2)    Intro: Bila Anda mencari hal-hal yang besar bagi diri Anda sendiri, Anda merintangi Allah untuk memakai Anda. Selama Anda mempertahankan kepentingan pribadi sendiri, Anda tidak dapat seutuhnya dipersatukan dengan kepentingan Allah. Saya harus belajar bahwa tujuan hidup saya adalah milik Allah, bukan milik…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Pendakian Tertinggi: Tujuan Allah dan Tujuan Kita Menjadi Satu – 9 November

  Firman-Nya:“Ambillah anakmu ....” (Kej 22:2)  Intro: Hati-hatilah dengan pikiran atau pengertian sendiri, dengan segala sesuatu yang tidak berdasarkan hubungan pribadi dengan Allah. Semua ini dapat menggeser dan menghalangi ketaatan kepada Allah untuk mencapai tujuan-Nya yang tertinggi, yaitu tujuan-Nya dan tujuan kita menjadi satu. "Firman-Nya, ambillah anakmu ...." (Kejadian 22:2) Renungan: Perintah Allah (kepada Abraham) adalah, "Ambillah sekarang" (KJV), bukan nanti. Sulit…
Lanjutkan Membaca...