sumber gambar : http://kbr.id/03-2016/asa_kecil_dari_gereja_kecil_untuk_lgbt

BeritaMujizat.com – Poleksosbud – Disaat Gereja sedang dirundung duka akibat aksi terorisme yang brutal dan kejam, LGBT diam-diam semakin mengakar kuat dalam di Indonesia. Setelah terbukti PGI dengan tegas mendukung LGBT, Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) diketahui juga memberi ruang kepada LBGT untuk berkembang di Indonesia.

LAI memberi fasilitas dan dukungan kepada Gereja Komunitas Anugerah Baptist-Reformed Salemba, yang merupakan Gereja yang sangat pro LBGT, untuk beribadah. Gereja ini tak malu-malu lagi mengakui bahwa mereka Gereja yang menerima dan mendukung kebenaran soal LGBT.

Bahkan  Gereja Anugerah Baptist-Reformed dengan resmi telah mendeklarasikan diri mereka sebagai Gereja yang pro LGBT. Mereka menerima LBGT dan menganggap LGBT tidak berdosa dan harus dipandang sebagai manusia normal.

Bahkan Gereja ini dengan penuh percaya diri mengajak semua Gereja untuk mengikuti langkahnya dengan menerima LGBT. Mereka menganggap penolak Gereja terhadap LGBT adalah sebuah dosa atau kesalahan Gereja yang harus dihilangkan.

Menurut keterangan jemaat yang saat itu mengikuti ibadah di gedung LAI, mereka sangat berharap Gereja kedepannya tidak hanya menerima kaum LGBT untuk beribadah. Mereka juga ingin Gereja Anugrah Baptist-Reformed atau Gereja-gereja lain juga dapat melegalkan pernikahan sejenis, yang biasa dilakukan kaum LGBT (sumber).

Ini tentu sebuah blunder besar yang dilakukan LAI sebagai lembaga tinggi Kristen tingkat nasional. Apa yang dilakukan LAI ini sangat berbahaya karena dapat menghidupkan sel-sel kanker LGBT yang merusak Gereja. Apa yang dilakukan LAI jelas membuat LGBT mendapat panggung tingkat nasional untuk melakukan propaganda mereka.

Ini menunjukan LGBT sedikit demi sedikit telah membangun jaringan yang besar melalui lembaga tinggi Kristen tingkat nasional. Hal tentu menjadi tanda bahwa kita tidak dapat mengecilkan lagi LGBT, karena mereka terus bertumbuh dan semakin kuat mengakar di Indonesia.

Mereka akan terus menyebarkan paham mereka agar Gereja dapat menerima LGBT, bahkan hingga melegalkan pernikahan sejenis yang merupakan tujuan utama mereka.

Upaya ini harus sejak dini dapat dicegah oleh Gereja, karena LGBT jelas tidak sesuai dengan kebenaran firman Tuhan dan hukum yang berlaku di Indonesia. Dalam hal ini LAI harus mendapat peringatan keras dari Gereja-gereja atau pemerintah karena telah membuka ruang bertumbuhnya LGBT di Indonesia.

Meskipun aksi terorisme sedang mengancam dan mengguncang Gereja, kita tidak boleh lalai dengan perkembangan LGBT yang ada saat ini. Jika mereka dibiarkan mereka akan berhasil mengusai Gereja-gereja hingga pemerintah seperti yang sudah terjadi di Amerika.

Ini juga menjadi pesan untuk  Gereja supaya lebih keras lagi bersuara mencegah LGBT masuk dan menguasi Gereja di Indonesia.

 

Penulis : Gilrandi ADP

Comments

https://i1.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2018/05/var-www-html-newkbr.id-layouts-uploads-thumb-LGBTSalembaBapstist_Reformed_810x450.jpg?fit=810%2C450https://i1.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2018/05/var-www-html-newkbr.id-layouts-uploads-thumb-LGBTSalembaBapstist_Reformed_810x450.jpg?resize=810%2C450Gilrandi ADPMandat BudayaPoleksosbudLAI,LGBTBeritaMujizat.com - Poleksosbud - Disaat Gereja sedang dirundung duka akibat aksi terorisme yang brutal dan kejam, LGBT diam-diam semakin mengakar kuat dalam di Indonesia. Setelah terbukti PGI dengan tegas mendukung LGBT, Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) diketahui juga memberi ruang kepada LBGT untuk berkembang di Indonesia. LAI memberi fasilitas dan dukungan kepada...Tuliskan Kebenaran, Hasilkan Perubahan