istri gus dur

BeritaMujizat.com – Berita – Akibat di tolak FPI (Front Pembela Islam), istri alm. Gus Dur, Shinta Nuriyah Wahid, batal untuk berbuka puasa di Gereja. Tapi, Ibu Shinta tetap berceramah di gereja Katolik Yakobus Zebedeus di Pudak Payung Semarang selama 15 menit (16/06/2016).

Buka puasa kemudian tetap dilakukan di kelurahan Pudak Payung, Semarang, bahkan Walikota Semarang Hendrar Priadi ikut dalam acara tersebut.

Selanjutnya, secara tajam dan menari Ibu Shinta menggarisbawahi bahwa “Menjaga perdamaian itu lebih penting, daripada mementingkan keinginan pribadi yang sesaat”.  Pesan kerendahan hati dari seorang istri guru bangsa yang menggema sangat kuat, justru ketika terjadi serangan intoleransi di bangsa ini.

Kepala Satuan Koordinasi Wilayah Banser Jawa Tengah, Hasyim Asy’ari,  mengatakan dengan tegas pihaknya siap mengamankan acara yang sempat dijadikan polemik  tersebut.  Hasyim mengatakan bahwa acara yang merupakan inisiatif dari Ibu Shinta, sebab itu jangan dipelintir sebagai acara yang diinisiasi pihak Gereja.

Dikawal Banser, acara ceramah dan buka bersama berjalan tanpa kekacauan yang tidak perlu.  Bahkan, Romo A Budi Purnomo, Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan (HAK), sempat menyanyikan lagu-lagu disertai tari-tarian sufi yang diperagakan.

 

Sumber : viva.co.id, okezone.com, kompas.com, tabayunnews.com

 

Comments

https://i0.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2016/06/istri-gus-dur.jpg?fit=663%2C382https://i0.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2016/06/istri-gus-dur.jpg?resize=663%2C382adminEditorialBanser,Buka bersama,FPI,Gus Dur,Pudak PayungBeritaMujizat.com - Berita - Akibat di tolak FPI (Front Pembela Islam), istri alm. Gus Dur, Shinta Nuriyah Wahid, batal untuk berbuka puasa di Gereja. Tapi, Ibu Shinta tetap berceramah di gereja Katolik Yakobus Zebedeus di Pudak Payung Semarang selama 15 menit (16/06/2016). Buka puasa kemudian tetap dilakukan di kelurahan Pudak Payung, Semarang, bahkan...Tuliskan Kebenaran, Hasilkan Perubahan