Gambar diambil dari merdeka.com

BeritaMujizat,com – Berita Gereja – Pemerintah Tiongkok kembali mengeluarkan peraturan yang semakin mengekang Gereja dan umat Kristen yang ada disana. Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk memasang cctv 24 jam dalam Gereja untuk mengawasi segala bentuk kegiatan umat Kristen.

Selain itu pemerintah juga meminta daftar hadir orang yang datang ke Gereja setiap ibadah agar bisa memonitor mereka satu persatu. Jika Gereja menolak untuk menjalankan aturan ini, pemerintah akan memberi hukuman yang cukup berat untuk Gereja atau orang Kristen tersebut.

Salah satu Gereja yang merasakan dampak dari peraturan ini adalah Gereja rumah Zion yang dipimpin oleh, pastor Jin. Dalam keterangannya yang dimuat di Charismanews.com, Pastor Jin menyatakan pemerintah meminta ruang-ruang vital seperti aula ibadah utama hingga ruangan kerja untuk dipasangi cctv.

Data dari cctv tersebut langsung terhubung langsung terhubung pada pihak berwajib. Dari sana pemerintah bisa memonitor semua kegiatan yang ada di Gereja Zion secara detail.

Bahkan tidak cukup sampai disitu saja. Banyak jemaat Gereja Zion yang juga bersaksi apabila mereka sering didatangi oleh orang-orang yang mengaku dari pemerintah, untuk melarang mereka datang ke Gereja lagi. Beberapa orang dari pemerintahan bahkan sengaja menelpon pimpinan tempat mereka kerja untuk memastikan dan mengancam orang-orang untuk datang ke Gereja.

Pemerintah juga pernah melabeli Gereja Zion sebagai aliran yang sesat dan berbahaya. Hal ini dilakukan agar jumlah orang yag mau datang ke Gereja terus berkurang, sehingga pemerintah bisa menutup dengan dalih tidak ada jemaat lagi.

Pada tanggal 23 Juli, lebih dari 30 dari ratusan gereja Protestan bawah tanah di Beijing mengambil langkah untuk mengeluarkan pernyataan bersama yang mengeluhkan kebijakan pemerintah yang dikeluarga untuk Mengatur Gereja (sumber).

Mereka merasa apa yang dilakukan pemerintah menggangu kebebasan dan ketenangan dalam beribadah. Mereka tidak bisa menolak untuk datang ke Gereja karena itu sama halnya menghiniati imanya kepada Tuhan. Jumlah jemaat yang datang di Gereja Zion pun bukannya malah berkurang, namun malah bertambah setiap minggunya.

Menghadapi tantangan seperti ini, Pastor Jin menegaskan bahwa kebutuhan dan konten ibadah dalam sebuah Gereja hanya dapat ditentukan oleh Tuhan saja. Oleh karena itu Gereja tidak seharusnya tidak diatur dan diawasi secara berlebihan oleh pemerintahan.

 

Penulis : Gilrandi ADP

Comments

https://i2.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2018/09/china-jadi-negara-kristen-terbesar-sejagat-15-tahun-lagi.jpg?fit=670%2C336https://i2.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2018/09/china-jadi-negara-kristen-terbesar-sejagat-15-tahun-lagi.jpg?resize=670%2C336Gilrandi ADPBerita GerejaGereja Rumah,TiongkokBeritaMujizat,com - Berita Gereja - Pemerintah Tiongkok kembali mengeluarkan peraturan yang semakin mengekang Gereja dan umat Kristen yang ada disana. Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk memasang cctv 24 jam dalam Gereja untuk mengawasi segala bentuk kegiatan umat Kristen. Selain itu pemerintah juga meminta daftar hadir orang yang datang ke Gereja setiap ibadah...Tuliskan Kebenaran, Hasilkan Perubahan