Gambar diambil dari Charismanews.com

BeritaMujizat.com – Berita Gereja – Jumat lalu pemerintah Turki akhirnya membebaskan missionaris dari Amerika, Pastor Andrew Brunson. Pastor Andrew Brunson telah mendekam dalam penjara kurang lebih dua tahun atas tuduhan terlibat dalam aksi terorisme. Dia dicurigai terlibat dalam aksi kudeta gagal yang dilakukan untuk menumbangkan Presiden Endorgan.

Brunson dituduh bekerja sama dengan Partai Buruh Kurdistan (PKK), yang mendukung aksi kelompok Fethullah Gulen untuk menggulingkan Presiden Endorgan (sumber). Pada tanggal 7 Oktober Brunson dipanggil oleh pihak kepolisian, dan langsung ditahan pada hari itu juga.

Padahal Pastor Andrew Brunson diketahui hanya sebagai pemimpin Gereja kecil yang jemaatnya hanya berjumlah puluhan. Penangkapan Brunson dicurigai sebagai langkah politik Turki untuk menangkap Fethullah Gulen yang melarikan diri ke AS. Dengan ditangkapnya Brunson, pemerintah Turki ingin menekan AS agar segera mengekstradisi Gulen agar dapat diadili di Turki.

Sejak penangkapan yang dialami Brunson, banyak tokoh Gereja mulai berdoa dan berjuang bagi kebebasan Brunson. Jumat lalu doa dan perjuangan banyak orang yang ingin Brunson bebas akhirnya terjawab. Brunson dibebaskan secara murni dan dipersilahkan kembali ke Amerika oleh pemerintah Turki.

Menariknya ada banyak pihak yang kemudian berterima kasih dan memuji Presiden Trump, yang dinilai telah bekerja keras dan berkomitmen tinggi untuk memperjuangkan kebebasan Brunson. Franklin Graham, selaku pimpinan Samaritan’s Purse dan Billy Graham Evangelistic Association menjadi salah satu tokoh yang mengapresiasi Presiden Trump.

Dia menyatakan apresiasianya terhadap Presiden Trump melalui akun Facebook pribadinya. Dia mengatakan bahwa kebebebasan Brunson tidak akan tidak akan terjadi tanpa kerja keras Presiden Trump (sumber). Selain itu Open Door, sebuah lembaga yang memonitori aksi kekerasan terhadap orang Kristen, juga memuji Presiden Trump atas pembebasan Brunson.

Open Door menjelaskan tentang usaha Presiden Trump yang terus menekan Turki melalui sanksi ekonomi untuk kebebasan Brunson. Sanksi tersebut dinilai cukup efektif untuk menekan pemerintah Turki untuk segera membebaskan Brunson dari tahanan.

Pastor Paula White, pendeta senior New Destiny Christian Center America juga memuji Presiden Trump dan pemerintahannya atas pembebasan Brunson. Dia menilai Presiden Trump dan pemerintahannya bekerja dengan baik dibalik layar untuk memperjuangkan kebebasan dan keadilan untuk Brunson.

Kebebasan Brunson ini tentunya semakin memperkuat hubungan antara Presiden Trump dengan kelompok Kristen Konservatif Amerika. Meskipun gaya politiknya banyak mendapat kritikan, akan tetapi Trump mempunyai komitmen dan perhatian yang tinggi terhadap Gereja dan Kekristenan.

 

Penulis : Gilrandi ADP

Comments

https://i1.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2018/10/Brunson-01.jpg?fit=618%2C340https://i1.wp.com/www.beritamujizat.com/wp-content/uploads/2018/10/Brunson-01.jpg?resize=618%2C340Gilrandi ADPBerita GerejaBeritaMujizat.com - Berita Gereja - Jumat lalu pemerintah Turki akhirnya membebaskan missionaris dari Amerika, Pastor Andrew Brunson. Pastor Andrew Brunson telah mendekam dalam penjara kurang lebih dua tahun atas tuduhan terlibat dalam aksi terorisme. Dia dicurigai terlibat dalam aksi kudeta gagal yang dilakukan untuk menumbangkan Presiden Endorgan. Brunson dituduh bekerja...Tuliskan Kebenaran, Hasilkan Perubahan