Renungan

Visi Rohani Melalui Kesucian Pribadi (1) – 26 Maret

Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.  (Matius 5:8)    Intro: Renungan hari ini tentang kesucian (purity, Alkitab KJV) -- topik yang mungkin dirasakan asing dewasa ini. Dikatakan, kesucian bukanlah keadaan tidak berdosa, bukan hasil usaha kita. Akan tetapi, buah dari keserasian rohani bersinambungan dengan Allah. Kesucian menjadi prasyarat bagi visi rohani kita. Kesucian adalah pemberian Allah,…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Memelihara Hubungan yang Semestinya – 25 Maret

... sahabat mempelai laki-laki .... (Yohanes 3:29)    Intro: Renungan hari ini sangat kritis, dalam, dan tajam. Masih lanjutan dari yang kemarin, bagaimana menjadi “sahabat Mempelai laki-laki”, antara lain dikemukakan bahwa begitu mudahnya seorang percaya atau pelayan jatuh pada “menampilkan hal yang dikerjakan Kristus baginya, bukannya mempresentasikan atau menampilkan Yesus Kristus sendiri”. Orang-orang mengaguminya, bukan Kristus.   Renungan: Kebaikan dan…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Menjadi Makin Kecil untuk Maksud Allah – 24 Maret

Ia harus makin besar; tetapi aku harus makin kecil.  (Yohanes 3:30)    Intro: Sering dalam pelayanan, kita di depan. Bukan Tuhan. Kita mendahului Tuhan “menjadi penyelamat amatir dalam hidup seseorang”. Kita ingin kelihatan. Renungan ini mengatakan, seharusnya kita dengan tekun mendengar maksud Tuhan dalam hidup orang lain, termasuk dalam keguncangan dan kesulitan yang dialaminya. Karena mungkin cara Tuhan adalah menghancurkan…
Lanjutkan Membaca...
Revival

Pyongyang Revival, Kebangunan Rohani Sulung Korea Utara

Pyongyang Great Revival (1907-1910) - Korea From 150 Years of Revival by Mathew Backholer Misionaris Protestan pertama ke Korea adalah seorang penginjil dari Welsh, Rev Robert Jermain Thomas. Dia tiba di Korea di tahun 1866 dimana dia menjual alkitab dalam bahasa Tiongkok kuno yang dapat dibaca oleh orang Korea, Jepang dan Tionghoa saat itu dan dia menghadapi resiko dipenggal kepalanya…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Hal-Hal yang Mengalihkan Pikiran Kita dari Tuhan – 23 Maret

Kasihanilah kami, ya TUHAN, kasihanilah kami, sebab kami sudah cukup kenyang dengan penghinaan.  (Maz 123:3)    Intro: Cara berpikir kita, kekhawatiran akan dunia, dan keinginan membenarkan diri dapat menjadi musuh jiwa kita sendiri yang mengalihkan pikiran dan iman dari Tuhan.   Renungan: Hal yang harus kita waspadai bukanlah mengenai rusaknya kepercayaan kepada Allah, tetapi rusaknya watak kekristenan atau cara berpikir…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Hati yang Berkobar-Kobar – 22 Maret

Bukankah hati kita berkobar-kobar ...? (Lukas 24:32)    Intro: Emosi dalam kehidupan rohani sering diberi label negatif. Akan tetapi, renungan hari ini justru berbicara tentang emosi yang dikobarkan oleh Roh Kudus, sebagai bagian dari visi atau penglihatan dari Tuhan, yang harus ditanggapi dengan aksi nyata. Memberi tanggapan terhadap emosi yang digerakkan oleh Tuhan supaya dapat menjadi seperti dimaksudkan Tuhan, bukanlah…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Kepentingan(ku) atau Identifikasi (dengan) Kristus? – 21 Maret

Aku telah disalibkan dengan Kristus ....  (Galatia 2:19)    Intro: Siapa pun kita, kebutuhan rohani yang tidak terelakkan adalah mati terhadap sifat dosa, yaitu menolak apa pun mengenai hak saya atas diri saya sendiri. Hal ini bukan soal tekad tulus, tetapi tekad meniru Yesus Kristus atau tekad ikut Dia oleh karya Kristus dalam saya, melalui Roh Kudus. Bagian saya adalah…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Persahabatan dengan Allah – 20 Maret

Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini ...?  (Kejadian 18:17)    Intro: Persahabatan dengan Allah, seperti judul renungan hari ini, sungguh merupakan rahasia keajaiban kasih karunia Allah yang dimungkinkan menjadi bagian hidup anak-anak-Nya, persahabatan yang membawa kita pada kemerdekaan dan kesukaan dalam hidup, yang membuat kita ada dalam kehendak-Nya. Masalahnya, bagaimana kita dapat semakin lebih baik…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Kehidupan Iman Abraham – 19 Maret

Ia berangkat tanpa mengetahui tempat yang ditujunya. (Ibrani 11:8)    Intro: Kehidupan iman sering disalahartikan sebagai resep sukses. Tidak sedikit yang terjebak di sini. Renungan hari ini mengatakan bahwa menghayati kehidupan iman berarti mengasihi dan mengenal Pribadi yang memimpin kita dari hari ke hari. Kehidupan iman bukanlah kehidupan dengan pengalaman puncak kemuliaan terus-menerus, melainkan kehidupan hari demi hari yang “berjalan…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Dapatkah Saya Mencapai Tingkat Ini? – 18 Maret

  ... karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah. (2 Korintus 7:1)    Intro: Kembali Renungan hari ini, tentang topik yang “tidak populer” pada masa kini, yaitu kesucian/kekudusan jasmani dan rohani. Seperti judul renungan, kita diajak untuk mempertanyakan “Dapatkah Saya…
Lanjutkan Membaca...