Renungan

Bukti Kelahiran Baru – 15 Agustus

  Kamu harus dilahirkan kembali. (Yohanes 3:7)    Intro: Renungan hari ini adalah tentang “Bukti Kelahiran Baru”. Bagaimana hal itu dapat terjadi? Apa yang menjadi bukti kelahiran baru? Setidaknya, ada dua hal yang ditekankan di sini, yaitu pengenalan secara pribadi akan siapa Yesus dan kuasa-Nya yang berdaulat, yang di dalamnya ada kuasa untuk tidak berbuat dosa. Tidak berarti kita tidak…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Disiplin dari Tuhan – 14 Agustus

  Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya.  (Ibrani 12:5)    Intro: Renungan hari ini masih rangkaian sebelumnya, “Janganlah Padamkan Roh”. Dikatakan, sangat mudah untuk tersandung dalam mendukakan Roh Allah dengan menganggap enteng disiplin Tuhan atau menjadi berkecil hati bila Dia menegur kita. Sikap kita terhadap teguran (Roh) Tuhan tergantung dari pemahaman kita…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Janganlah Padamkan Roh – 13 Agustus

  Janganlah padamkan Roh.  (1 Tesalonika 5:19)    Intro: Krisis dalam hidup orang percaya bisa jadi adalah bagian dari rancangan Tuhan untuk “menyapa” kita bahwa kita sedang menyakiti Allah dan memadamkan teguran yang diberikan oleh Rohnya. Lebih lanjut dalam renungan “Janganlah Padamkan Roh” di bawah ini.     Renungan: SUARA ROH Allah itu selembut angin sepoi di musim panas --…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Menjadi Milik-Nya Sepenuhnya – 31 Juli

  Biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tidak kekurangan apa pun.  (Yakobus 1:4)    Intro: “Ceroboh, serampangan, dan malas merupakan sikap hidup yang tidak patut dalam hidup kristiani. Sikap hidup seperti ini dapat terbawa-bawa dalam berbagai segi kehidupan, termasuk hidup ibadah/penyembahan -– sesuatu yang mendukakan Roh Kudus. Dan, Oswald Chambers mengatakan bahwa…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Melihat Yesus di Awan Kehidupan – 29 Juli

  Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan.  (Wahyu 1:7)    Intro: Renungan hari ini mengatakan bahwa awan-awan dukacita, yaitu penderitaan, sering datang dalam kehidupan kita. Yang kita rasakan benar-benar tampak berkontradiksi dengan kedaulatan Allah (yang berkuasa, yang mengasihi, dll.). Namun, melalui awan-awan ini, Roh Allah mengajar kita dalam iman. Dan, yang penting apakah kita tetap melihat Yesus dalam awan-awan tersebut?  …
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Maksud Allah atau Maksud Saya? – 28 Juli

  Yesus segera mendesak murid-murid-Nya naik ke perahu dan berangkat lebih dahulu ke seberang, ....  (Markus 6:45)    Intro: Renungan hari ini cukup menggelitik, “Maksud Allah atau Maksud Saya?” Kita cenderung berpikir bahwa jika kita taat kepada Tuhan, Dia akan mengantar kita kepada sukses besar. Kita jangan sekali-kali berpikir bahwa impian keberhasilan kita merupakan maksud Allah bagi kita. Maksud Allah…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Cara untuk Tahu – 27 Juli

  Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri.  (Yohanes 7:17)    Intro: Renungan hari ini, “Cara untuk Tahu” (Way to Know) adalah tentang hukum utama memperoleh pengertian rohani, atau pengetahuan dan wawasan tentang ajaran Yesus Kristus, yaitu ketaatan. Dikatakan, kegelapan rohani adalah akibat dari ketidaktaatan. Tidak bertumbuh secara…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Jalan Menuju Kesucian – 26 Juli

  Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati ... Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat. Itulah yang menajiskan orang.  (Matius 15:18-20)    Intro: Kesucian (purity) adalah sesuatu yang terlampau dalam bagi saya untuk dicapai secara lahiriah. Akan tetapi, bila Roh Kudus datang, masuk dalam hidup saya, Roh itu membawa…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Apakah Saya Sungguh Berbahagia Seperti yang Dimaksudkan Yesus? – 25 Juli

  Berbahagialah ....  (Matius 5:3-11)    Intro: Khotbah di Bukit, “Berbahagialah”, yang terkenal itu, kata renungan hari ini, mungkin tampak hanya berupa aturan-aturan yang indah dan menyenangkan bagi beberapa orang, dan sepertinya sangat sedikit manfaat praktisnya di dunia yang kaku ini. Akan tetapi, ucapan-ucapan tersebut sesungguhnya berisi “dinamit” Roh Kudus, yang akan mengerjakan aksinya bila situasi hidup kita mendapat tempat…
Lanjutkan Membaca...
Renungan

Pengudusan (1) – Juli 22

Juli 22 Pengudusan (1) Inilah kehendak Allah: Pengudusanmu .... (1 Tesalonika 4:3) Intro: Kamus Alkitab (LAI) mendefinisikan orang-orang kudus sebagai “orang-orang yang dikuduskan oleh Roh Kudus sehingga mereka “tidak lagi dari dunia ini”." Paulus mengalamatkan surat-suratnya kepada orang-orang kudus, yang berarti orang-orang Kristen. Renungan “Pengudusan” hari ini adalah tentang arti pengudusan, proses, dan aspeknya yang terdiri dari sisi kematian dan…
Lanjutkan Membaca...